INFOPAJAJARAN.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat secara konsisten menunjukkan komitmennya dalam memperkuat Program Ketahanan Pangan Nasional.

Baru-baru ini, inisiatif penanaman jagung serentak seluas 110,2 hektare kembali sukses dilaksanakan di wilayah Jawa Barat.

Proyek ambisius ini mengambil lokasi di Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Cimahi, Jawa Barat.

Total lahan yang disiapkan untuk kegiatan masif ini mencapai 400 hektare, merupakan hasil dukungan penuh dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 1 Regional 2.

Aksi penanaman jagung ini bukanlah hal baru, melainkan kelanjutan dari kerja sama strategis antara Polda Jawa Barat dan PTPN 1 Regional 2.

Sinergi ini telah melalui berbagai tahapan penting, dimulai dengan survei lahan komprehensif.

Setelah itu, kedua belah pihak secara resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai landasan kolaborasi yang kuat.

Program penanaman jagung serentak ini dengan jelas merefleksikan komitmen teguh Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Secara khusus, Polda Jawa Barat berperan aktif dalam mengimplementasikan kebijakan pemerintah.

Tujuan utamanya adalah untuk memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Selain itu, inisiatif ini juga berupaya meningkatkan ketersediaan bahan pangan strategis bagi seluruh masyarakat.

Pernyataan Resmi dari Polda Jabar

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Jawa Barat, Kombes Pol Fadly Samad, memberikan penjelasan mendalam mengenai program ini.

Beliau menegaskan bahwa penanaman jagung adalah langkah nyata dan konkret dari Polri.

Inisiatif ini dirancang untuk memberikan dukungan penuh terhadap program nasional di sektor pangan.

“Penanaman jagung serentak ini secara gamblang menunjukkan wujud nyata komitmen kuat Polda Jawa Barat,” jelas Kombes Pol Fadly Samad.

Komitmen tersebut diarahkan pada dukungan terhadap ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi pemanfaatan lahan produktif.

Pernyataan ini disampaikan oleh Fadly Samad pada Selasa (3/2/2026), didampingi oleh Kabagbinkar AKBP Condro Sasongko.

Sinergi Strategis dan Pemberdayaan Personel

Kombes Pol Fadly Samad juga menyoroti aspek strategis dari kerja sama ini.

Menurutnya, sinergi dengan PTPN 1 Regional 2 sangat krusial.

Kolaborasi ini berhasil memadukan peran penting institusi negara dengan keahlian pengelola perkebunan profesional.

Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan secara maksimal.

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan luar biasa dari PTPN 1 Regional 2,” kata Fadly Samad.

Dukungan tersebut terwujud dalam penyediaan lahan seluas 400 hektare yang vital bagi program swasembada pangan ini.

Pelaksanaan penanaman jagung ini melibatkan partisipasi aktif personel Polda Jawa Barat.

Seluruh personel dikoordinasikan secara cermat oleh Biro SDM Polda Jabar.

Mereka terlibat langsung dalam setiap tahapan, mulai dari persiapan lahan yang matang hingga proses penanaman di lapangan.

Karo SDM menekankan bahwa kegiatan ini melampaui sekadar orientasi pada hasil panen.

Lebih dari itu, program ini berfungsi sebagai sarana pembelajaran dan pemberdayaan sumber daya manusia Polri.

“Melalui inisiatif ini, personel Polri dibekali dengan keterampilan tambahan yang sangat berharga di bidang pertanian,” imbuhnya.

Ini merupakan bagian integral dari upaya penguatan peran Polri yang presisi dan multidimensional.

Masa Depan dan Dampak Jangka Panjang

Saat ini, dari total 400 hektare lahan yang telah disiapkan, baru 110,2 hektare yang telah berhasil ditanami jagung.

Sisa lahan yang belum tergarap akan dimanfaatkan secara bertahap.

Pemanfaatan ini akan disesuaikan dengan tingkat kesiapan lahan serta jadwal tanam yang telah ditetapkan dengan cermat.

Fadly Samad menyatakan harapannya agar program penanaman jagung ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

Beliau juga berharap program ini mampu memberikan kontribusi yang signifikan.

Kontribusi tersebut tentunya sangat penting bagi penguatan ketahanan pangan di seluruh wilayah Jawa Barat.

“Kami sangat optimistis bahwa program ini akan memberikan hasil yang maksimal dan berdampak luas,” ungkapnya.

Keyakinan ini akan terwujud jika pengelolaan dilakukan secara konsisten dan terencana dengan baik.

Visi Ke Depan: Sinergi dan Kesejahteraan Masyarakat

Kombes Pol Fadly Samad menambahkan pandangannya mengenai masa depan program.

Ke depan, Polda Jawa Barat akan terus memperkuat sinerginya dengan berbagai pihak.

Tujuannya adalah untuk semakin kokoh mendukung ketahanan pangan nasional.

“Harapan terbesar kami adalah agar program ini tidak hanya membantu pemerintah menjaga stabilitas pangan,” tutupnya.

Lebih dari itu, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

Dengan adanya program inovatif ini, ketersediaan pangan di Jawa Barat diharapkan semakin terjamin.

Pada akhirnya, inisiatif ini juga bertujuan untuk secara nyata membantu meningkatkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.